NAEEM | Aceh Selatan – Untuk mendapatkan bantuan modal usaha dari pemerintah, masyarakat berbondong-bondong hingga berdesakan untuk mengajukan permohonan ke Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Aceh Selatan, Rabu (16/11/2022).

Kepala Disperindagkop dan UKM Aceh Selatan, T Harida Aslim, mengatakan pemerintah daerah membuka peluang bantuan modal usaha untuk 1.944 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di seluruh penjuru Aceh Selatan.

Selama dibuka pendaftaran hingga pagi hari ini, jumlah proposal yang masuk sebanyak 1.900. Diperkirakan, untuk hari ini tembus diatas 2.000 proposal.

“Untuk jadwal penutupan pengajuan permohonan sampai Jumat, 18 November 2022,” katanya.

Lebih lanjut Harida menyebutkan dana bantuan modal usaha ini dialokasikan dari pundi APBK Aceh Selatan tahun anggaran 2022. Per pelaku usaha akan dibantu uang tunai sebesar Rp900 ribu. Program ini merupakan penekanan inflasi serta tindak lanjut dari visi misi bupati Aceh Selatan, ujar Harida menambahkan.

Proposal yang masuk terlebih dahulu diverifikasi oleh tim secara seksama, objektif, transparan, dan cek and ricek. Jika dinilai berhak menerima bantuan modal, Disperindagkop langsung mentransfer ke rekening yang bersangkutan, sebutnya.

Menurut dia, pihaknya menilai program ini sangat menyentuh kepentingan pelaku usaha dalam menunjang pertumbuhan dan perbaikan ekonomi pasca pandemi covid. Mudah-mudahan ke depan bisa dialokasikan dalam jumlah yang signifikan.

“Alakosi bantuan modal usaha sebanyak 1.944 pelaku UKM yang membumi di 260 gampong merupakan impian dan harapan Bapak Bupati Aceh Selatan untuk memulihkan perekonomian rakyat dan semoga berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.