NAEEM | Pidie – Tim sepak bola Aceh Selatan kalah tipis atas Pidie pada laga lanjutan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) di lapangan Batu Putih Bambi Kecamatan Peukan Baro, Pidie Rabu (14/12/2022).

Tuan rumah Pidie sukses meraih kemenangan 2-1 atas Aceh Selatan. Kemenangan Pidie harus dibayar mahal, karena Asisten pelatih, Reza Fandi harus keluar lapangan sebelum pertandingan selesai karena wasit menghadiahkan kartu merah terhadap mantan pemain PSAP Sigli itu.

Bermain di bawah guyuran hujan, sejak awal pertandingan pemain Pidie langsung membombardir pertahanan anak-anak Kota Pala Aceh Selatan. Irfan Khatami, Zoelfadli dan Muhammad Haikal terus bahu membahu dalam menyusun serangan ke jantung pertahanan lawan.

Usia pertandingan baru berjalan 5 menit, Pidie mendapat pukulan telak. Gawang Pidie yang dikawal Muhammad Khairul kebobolan. Tendangan pemain Aceh Selatan Fuji Syukuran tidak berhasil ditepis oleh penjaga gawang dan kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Aceh Selatan.

Tertinggal 0-1 membuat pemain tuan rumah bermain cepat dan keras. Acap kali pelanggaran terjadi. Irfan Khatami, Zoelfadli dan Riski Farhan terus menggempur pertahanan lawan. Namun tangguhnya palang pintu Aceh Selatan membuat anak-anak Pidie tidak bisa berbuat banyak, umpan-umpan pendek pemain tuan rumah selalu kandas di kaki lawan.

Upaya menyamakan kedudukan terus dilakukan Zoelfadli Cs, namun rapatnya barisan Aceh Selatan yang dikoordinir Cut Rinaldi dan Fuji Syukuran sulit ditembusi mesin gol tuan rumah.

Akhirnya Pidie berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol Riski Farhan di menit 33 berhasil memperdaya penjaga gawang Aceh Selatan, Muhammad Yusnan dan berubah kedudukan menjadi 1-1. Gol itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, begitu wasit Hamdani meniup peluit anak-anak Pidie langsung menggebrak pertahanan Aceh Selatan. Namun, lagi-lagi upaya anak-anak Pidie selalu dapat digagalkan.

Bermain di bawah guyuran hujan dan kondisi lapangan licin membuat wasit harus bekerja ekstra, karena banyak benturan-benturan yang terjadi. Namun banyak pelanggaran terhadap pemain Pidie tidak digubris oleh wasit, sehingga menyulut emosi pelatih tim Pidie dengan memprotes PP.

Sebenarnya, anak asuh Khalid Makmun -pelatih Aceh Selatan- banyak menghasilkan peluang, namun karena kurang tenang membuat tendangannya selalu melenceng di atas mistar gawang Pidie yang dijaga Muhammad Ikbal.

Anak-anak Pidie pun tak tinggal diam dan terus menggempur pertahanan Aceh Selatan, sehingga membuat permainan sedikit memanas dan aksi dorong mendorong pun terjadi. Upaya anak-anak Pidie akhirnya berbuah manis dimana tendangan Muhammad Akbar pada menit 73 tak mampu ditangkap penjaga gawang Aceh Selatan Muhamad Husnan dan gol tercipta.

Lagi-lagi akibat lapangan licin banyak pelanggaran terjadi, sehingga wasit begitu sulit untuk memberikan tendangan bebas. Kondisi ini kembali menyulut kemarahan pelatih Pidie Reza Fandi. Protes keras Reza Fandi terhadap PP membuat wasit tidak bisa terima dan pada menit 88 wasit menghadiahi kartu merah untuk Reza Fandi. Sehingga asisten pelatih harus duluan meninggalkan lapangan pertandingan.

Hingga usai pertandingan anak asuh Safrijani berhasil menang 2-1 atas lawannya Aceh Selatan. Dengan demikian Pidie mengantongi tiga poin dari dua pertandingan. Untuk bisa maju ke babak semifinal, Pidie harus mampu mengalahkan Kota Langsa pada laga, Jumat (16/12).

Sementara pertandingan antara Kota Langsa dengan Aceh Singkil di lapangan Merdeka Simpang Tiga, berbagi angka 1-1.