NAEEM | Aceh Selatan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam mengedepankan pelayanan kemanusiaan kembali dibuktikan. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, mengambil langkah cepat memfasilitasi pemulangan jenazah salah satu warga Labuhanhaji yang sempat terkendala di Banda Aceh akibat persoalan administrasi.
Almarhumah Jamilah (64), warga Gampong Limau Saring, Kecamatan Labuhan Haji Timur, dilaporkan meninggal dunia saat berada di Gampong Lambaroe Skep, Syiah Kuala, Banda Aceh. Namun, proses pemulangan jenazah ke kampung halaman sempat terhambat lantaran status kepesertaan BPJS almarhumah yang tidak aktif, sehingga tidak dapat menggunakan fasilitas ambulans rumah sakit.
Begitu mendengar informasi yang sempat beredar di grup WhatsApp tersebut, Bupati H. Mirwan langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menyelesaikan kendala yang ada agar jenazah bisa segera dipulangkan dan dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.
Bupati H. Mirwan menegaskan bahwa birokrasi tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat yang sedang dalam kondisi darurat dan duka.
“Pemerintah daerah harus hadir untuk membantu warga dalam situasi sulit, terutama yang menyangkut kedaruratan dan kemanusiaan. Tidak boleh ada warga kita yang merasa sendirian saat menghadapi musibah seperti ini,” tegas Bupati H. Mirwan.
Langkah sigap sang Bupati mendapat apresiasi mendalam dari pihak keluarga almarhumah. Bagi keluarga, bantuan ini merupakan bukti nyata sosok pemimpin yang peka dan peduli terhadap kesulitan rakyat kecil.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Bapak Bupati. Inilah sosok pemimpin yang dirindukan rakyat, yang hadir cepat dan meringankan beban warganya di saat duka menyelimuti kami,” ungkap salah satu perwakilan keluarga dengan nada haru.
Kini, jenazah Jamilah telah dalam proses pemulangan menuju Aceh Selatan berkat fasilitasi pemerintah daerah. Langkah cepat ini sekaligus menegaskan paradigma baru kepemimpinan H. Mirwan yang mengedepankan sisi kemanusiaan di atas prosedur administratif yang kaku.(**)