Naeem.co.id -

TNI dan Masyarakat Kebut Pembangunan Jembatan Aramco, di Desa Uning Mas Bener Meriah

TNI dan Masyarakat Kebut Pembangunan Jembatan Aramco, di Desa Uning Mas Bener Meriah
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Bener Meriah – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Sabtu (25/4/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang. Putusnya jembatan tersebut sempat menghambat berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga kegiatan ekonomi sehari-hari.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berperan sebagai aparat pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Melalui kerja sama yang solid, proses pembangunan jembatan kini menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Pelaksana Tugas Sementara (PGS) Danramil 04/Pintu Rime Gayo, Pelda Yulianto, menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

“Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, progres pembangunan Jembatan Aramco terus menunjukkan hasil yang positif. Saat ini pengerjaan terus kita kebut agar jembatan dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa jembatan tersebut memiliki peran yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat setempat. Selain sebagai penghubung antar desa, jembatan ini juga menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian, akses pendidikan bagi anak-anak, serta penunjang utama roda perekonomian warga.

“Jembatan ini merupakan urat nadi bagi masyarakat Desa Uning Mas dan sekitarnya. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini secepat mungkin agar mobilitas masyarakat kembali normal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pelda Yulianto juga menegaskan bahwa selain fokus pada pembangunan jembatan, TNI bersama masyarakat turut melakukan perbaikan akses jalan di sekitar lokasi. Pengecoran dilakukan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan guna memastikan kelancaran transportasi serta mengantisipasi hambatan mobilitas di masa mendatang.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan ini. Warga Desa Uning Mas dengan sukarela turut membantu berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pengerjaan konstruksi sederhana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan pascabencana.

Salah satu warga setempat, Soleh mengungkapkan rasa optimisme dan apresiasinya terhadap sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan seperti ini, kami yakin jembatan ini akan segera selesai dan bisa digunakan kembali. Jembatan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari kami,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Aramco tidak hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan solidaritas antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai kesulitan, khususnya setelah bencana yang melanda.

Dengan tekad dan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas diharapkan dapat segera rampung sesuai target. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi tonggak penting dalam pemulihan akses transportasi, peningkatan aktivitas ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.