NAEEM | ACEH SELATAN – Peserta Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) binaan Kodim 0107/Aceh Selatan menerima materi tentang pencegahan serta penanggulangan narkoba oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Aceh Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan, Sabtu (09/05/2026), yang diikuti para peserta dengan penuh antusias serta semangat.
Penyuluh BNK Aceh Selatan dalam materinya menyampaikan berbagai jenis narkoba yang kerap beredar di kalangan remaja beserta dampak buruk yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, mental maupun kehidupan sosial.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahgunaan narkoba, faktor penyebab terjadinya penyimpangan perilaku, hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Di sisi lain, penyuluh BNK Aceh Selatan dalam materinya mengatakan bahwa Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi darurat narkoba. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda harus memiliki kesadaran dan kepedulian bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, peredaran narkoba kini tidak hanya menyasar kalangan dewasa, namun juga telah masuk ke lingkungan pelajar dan remaja melalui berbagai modus dan pengaruh pergaulan.
“Untuk itu para peserta diharapkan mampu menjadi benteng bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar dengan cara menjauhi narkoba serta berani melaporkan apabila menemukan adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” jelas penyuluh BNK Aceh Selatan.
Penyuluh BNK Aceh Selatan turut mengingatkan para peserta agar bijak dalam memilih pergaulan serta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan.
Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menuturkan, pembekalan tentang bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada generasi muda sejak dini agar mereka memiliki pemahaman dan ketahanan diri dalam menghadapi pengaruh negatif pergaulan.
“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba. Melalui kegiatan Persami KKRI ini, kita berharap para peserta memiliki wawasan, keberanian dan komitmen untuk menjauhi serta melawan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Dandim.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa nasionalis serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, ucap Dandim.
Sementara itu, Kepala BNK Aceh Selatan Nuzulian menyampaikan, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda sehingga diperlukan peran bersama dalam melakukan pencegahan sejak dini.
Menurutnya, para pelajar dan generasi muda harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan negatif.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta Persami Korp Kadet Republik Indonesia dapat menjadi pelopor dalam mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkap Nuzulian.
Nuzulian juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0107/Aceh Selatan yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada BNK Aceh Selatan untuk menyampaikan edukasi terkait bahaya narkotika kepada generasi muda.
Ia menyebutkan para peserta Persami KKRI merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Generasi muda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu mereka harus dijaga dari ancaman narkoba agar mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas dan berkarakter demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif bertanya dan berdiskusi terkait upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.