NAEEM | Aceh Tenggara – Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terus dilakukan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Armco di Desa Lawe Kingge, Kecamatan Lawe Bulan, yang mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Posramil Lawe Bulan jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara, Sertu Edi S, Jumat (31/7/2026).

Pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu pemerintah serta masyarakat mempercepat pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga. Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jembatan Armco yang dibangun di Desa Lawe Kingge memiliki nilai strategis bagi masyarakat setempat. Keberadaan akses penghubung yang lebih layak diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung kelancaran transportasi hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah desa menuju pusat perekonomian maupun perkotaan.

Dalam pelaksanaan pembangunan, Sertu Edi S bersama masyarakat sekitar lokasi turut terlibat dalam berbagai pekerjaan. Kegiatan tersebut juga didukung oleh dua orang tukang yang memiliki keahlian di bidang konstruksi. Seluruh pihak bekerja secara bersama-sama sesuai dengan tugas dan kemampuan masing-masing untuk memastikan proses pembangunan dapat berlangsung secara efektif, aman, dan mengikuti tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.

Sertu Edi S mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sangat dinantikan warga karena berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas dan akses transportasi masyarakat.

“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Kami bersama warga berupaya membantu mempercepat proses pembangunan agar jembatan ini segera dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sertu Edi S.

Dalam proses pengerjaan di lapangan, berbagai material pembangunan telah tersedia, antara lain batu koral atau material cor, pasir hitam, batu karang, semen, baja Armco, serta pasir batu atau sirtu. Seluruh material tersebut dipersiapkan untuk mendukung berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pembangunan konstruksi dasar hingga perakitan dan pemasangan komponen Jembatan Armco.

Adapun pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi penggalian pada bagian dasar jembatan dan perakitan baja Armco sebagai persiapan menuju tahapan pengecoran. Selain itu, pekerjaan juga mencakup penimbunan menggunakan material sirtu untuk memperkuat sekaligus meratakan konstruksi dasar jembatan.

Tahapan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi medan dan kebutuhan konstruksi di lokasi. Babinsa bersama masyarakat terus berupaya menjaga kekompakan serta semangat gotong royong agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.

Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan juga menjadi bagian penting dari proses tersebut. Selain membantu mempercepat pekerjaan, partisipasi warga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang sedang dibangun. Dengan demikian, setelah jembatan selesai dan dapat digunakan, masyarakat diharapkan turut menjaga serta merawatnya agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat Desa Lawe Kingge, pembangunan Jembatan Armco bukan sekadar pembangunan sebuah sarana penghubung. Jembatan tersebut merupakan bagian penting dari kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi.

Selama ini, akses transportasi yang memadai menjadi salah satu kebutuhan utama warga, khususnya para petani dan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan perkebunan. Kondisi akses yang kurang memadai dapat menjadi kendala ketika masyarakat hendak mengangkut hasil pertanian dari kebun menuju pusat perekonomian dan perkotaan.

Dengan tersedianya jembatan yang lebih layak dan aman, masyarakat berharap mobilitas warga menjadi lebih mudah dan waktu tempuh dapat dipangkas. Kelancaran akses juga diharapkan mampu membantu menekan biaya transportasi serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Tidak hanya memberikan manfaat terhadap sektor ekonomi, jembatan tersebut nantinya juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, pemerintahan, serta kegiatan sosial lainnya.

Pembangunan Jembatan Armco ini sekaligus menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan pendampingan dalam pekerjaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong serta kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan. Masyarakat secara aktif turut membantu sesuai kemampuan masing-masing, sementara Babinsa terus memberikan pendampingan dan motivasi agar proses pengerjaan dapat berlangsung secara optimal.

Sertu Edi S menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada proses pengerjaan, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama setelah pembangunan selesai. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan nantinya dapat menjaga kondisi jembatan dan menggunakan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

“Harapan kita, setelah selesai nanti jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya karena jembatan ini dibangun untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Jaya, salah seorang warga Desa Lawe Kingge, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas pembangunan Jembatan Armco di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan ini sudah lama dinantikan masyarakat karena akan memberikan kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas, khususnya bagi para petani.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas pembangunan Jembatan Armco di desa kami. Dengan adanya jembatan ini, kami berharap akses masyarakat menjadi lebih mudah, terutama dalam membawa hasil pertanian dari kebun ke kota. Kami sangat bersyukur karena pembangunan jembatan ini akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Jaya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan hanya memberikan kemudahan dari sisi transportasi, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Akses yang semakin baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi warga, khususnya dalam memperlancar pengangkutan dan pemasaran hasil pertanian.

“Jembatan ini sangat berarti bagi kami. Selain memudahkan membawa hasil pertanian, kami juga berharap akses menuju desa semakin lancar dan perekonomian masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.

Masyarakat Desa Lawe Kingge berharap proses pembangunan dapat terus berjalan dengan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Warga juga berharap semangat gotong royong dan sinergi yang telah terbangun antara TNI dan masyarakat dapat terus dipertahankan.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, Jembatan Armco tersebut diharapkan dapat segera berdiri kokoh dan dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. Kehadiran jembatan nantinya diharapkan mampu menjadi akses penghubung yang memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

Lebih jauh, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Lawe Kingge dan sekitarnya. Akses transportasi yang semakin baik akan menjadi salah satu faktor pendukung bagi peningkatan aktivitas perdagangan, pertanian, perkebunan, serta berbagai kegiatan produktif masyarakat.

Bagi Kodim 0108/Aceh Tenggara, pendampingan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membantu menjembatani kebutuhan warga di wilayah binaan. Melalui Babinsa, TNI akan terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan masyarakat serta pihak terkait dalam mendukung berbagai pembangunan yang memberikan manfaat nyata.

Pembangunan Jembatan Armco di Desa Lawe Kingge diharapkan tidak hanya menghasilkan sebuah sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penggerak bagi peningkatan konektivitas, aktivitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi yang terus terjaga, pembangunan tersebut diharapkan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan sesuai dengan target. Setelah selesai nantinya, Jembatan Armco diharapkan mampu menjadi sarana vital bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.