NAEEM | Aceh Barat – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat Dr. Kurdi menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk identifikasi penyebab dan langkah penanganannya terkait putusnya jembatan gantung yang merupakan akses penghubung antara Desa Cot Punti, Kecamatan Woyla Timur dengan Desa Panton, Kecamatan Woyla Induk, Kabupaten Aceh Barat.
“Sebagai langkah langkah penanganan, kita sudah mengirimkan tim ke lokasi untuk identifikasi,” Ungkap Kadis PUPR Aceh Barat Dr. Kurdi, Jum’ at (11/8).
Kurdi mengatakan pengerahan tim ke lokasi kejadian, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk menindaklanjuti secara cepat, terhadap kerusakan jembatan gantung yang Abutmentnya dibangun pada tahun 2008 lalu dengan memiliki panjang sekitar 160 meter.
“Sedangkan pembangunan konstruksi jembatan gantung ini dibangun pada tahun 2017 lalu, dan kita juga sudah mendapatkan perintah dari Pj Bupati, Mahdi Efendi agar segera mengidentifikasi penyebab runtuhnya jembatan tersebut”, Ungkap Kurdi.
Kadis PUPR Aceh Barat Dr, Kurdi menyebutkan sejauh ini pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab putusnya jembatan gantung tersebut.
“Kami masih menunggu hasil kunjungan tim teknis ke lokasi, nanti akan kami kabari jika sudah ada perkembangan lanjutan”, Tutup Dr Kurdi. (ABR)