NAEEM | Aceh Selatan – Pejabat Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP., melepaskan keberangkatan 68 orang kontingen (Kafilah) kabupaten setempat untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 36 tingkat Provinsi Aceh tahun 2023 di Kabupaten Simeulue.
Pelepasan kontingen yang berlangsung di Hall Pendopo Bupati Aceh Selatan, turut dihadiri Pj Ketua TP-PKK Aceh Selatan, Forkopimda, Pejabat Struktural di lingkungan kabupaten Aceh Selatan, dan Kafilah Aceh Selatan. Rabu. (22/11/2023)
Pj.Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP., menyampaikan, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan ajang untuk mendekatkan jiwa kita selaku umat Islam kepada kitab suci Alquran dengan meningkatkan semangat membaca mempelajari untuk kemudian mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Pelaksanaan MTQ ke 36 tingkat Provinsi Aceh yang akan berlangsung di Kabupaten Simeulue merupakan momentum bagi kafilah Aceh Selatan untuk menampilkan yang terbaik, dari apa yang telah diperoleh selama menjalankan pembinaan maupun dari pengalaman yang telah didapati selama ini semata-mata dengan niat untuk mengagungkan kitab suci Alquran, ujar Cut Syazalisma.
Kami “Iringi perjuangan saudara dan saudari dengan semangat serta niat yang tulus untuk beribadah dan menyampaikan dakwah dengan mengajak masyarakat mencintai memahami dan mengamalkan Alquran”, ucap Pj.Bupati Cut Syazalisma menambahkan.
Capaian sebagai juara lV (empat) pada MTQ sebelumnya di Kabupaten Bener Meriah agar menjadi motivasi dan dorongan semangat untuk dapat meraih prestasi lebih baik lagi pada pelaksanaan MTQ tahun ini, sambung Cut Syazalisma.
Sebelumnya, Ketua panitia, Kadis Syariat Islam Indra Hidayat, S.Ag, M.Ag., dalam laporannya menyampaikan, jumlah Kafilah Aceh Selatan berjumlah 68 orang, 45 laki-laki dan 23 perempuan. Untuk peserta MTQ ke- XXXVI sejumlah 40 orang yang terdiri dari 21 laki-laki dan 19 perempuan.
Cabang Perlombaan yang diikuti ada 8 cabang, yaitu Tartil Al-Quran sebanyak 2 orang peserta, Tilawah Al-Qur’an sebanyak 6 orang peserta, Qiraah Sab’ah sebanyak 8 orang peserta, Tahfiz Al-Qur’an sebanyak 9 orang peserta, Syarhil Qur’an sebanyak 6 orang, Khattil Qur’an sebanyak 5 orang peserta, Karya tulis ilmiah Qur’an (KTIQ) sebanyak 2 orang peserta, dan Tafsil Qur’an sebanyak 2 orang peserta, ucap Kadis.