Naeem.co.id -

Babinsa Kodim 0107/Aceh Selatan Terima Pembekalan Pertanian Sekaligus Praktek Pembuatan Pupuk Organik

Babinsa Kodim 0107/Aceh Selatan Terima Pembekalan Pertanian Sekaligus Praktek Pembuatan Pupuk Organik
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Aceh Selatan – Sejumlah Babinsa jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan menerima pembekalan pertanian sekaligus praktek pembuatan pupuk cair, padat serta pembuatan Herbisida berbahan organik.

Acara yang berlangsung di Aula Makodim setempat itu mengangkat tema “Upaya Peningkatan peran Babinsa Bidang Pertanian guna Mewujudkan Ketahanan Pangan Diwilayah Kodim 0107/Aceh Selatan”, dan dibuka oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Arh Helmy Ariansyah, SE, yang turut dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Aceh Selatan H. Nyaklah, SP. MM, Kabid Penyuluhan, Kabid Peternakan dan Jabatan Fungsional serta pemateri dari penyuluhan Pertanian Distan Aceh Selatan.

Kegiatan ini didasari keadaan situasi di masyarakat, dimana para petani yang sulit mendapatkan pupuk dan juga harga yang mahal. Oleh karena itu, Kodim Aceh Selatan dengan menggandeng Dinas Pertanian mencoba melakukan terobosan pembuatan pupuk dan juga herbisida berbahan organik, ucap Dandim Aceh Selatan di awal kata sambutannya.

Terobosan yang dilakukan ini berharap dapat bermanfaat di tengah-tengah masyarakat terutama dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah Kabupaten Aceh Selatan, sambung Dandim.

Lanjutnya, pada pembuatan pupuk organik menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan dilingkungan sekitar seperti, rerumputan, batang pisang, kotoran hewan yang sudah kering serta sampah makanan.

Begitu juga untuk bahan herbisida ataupun anti hama, bahan-bahan yang di gunakan banyak terdapat di pasaran, seperti lengkuas, bawang putih, kunyit, EM 4 (Mikro Organisme), minyak makan, sabun colek cair dan ada beberapa bahan lainnya, jelas Dandim.

Sedangkan penggunaannya, pupuk padat atau kompos dapat digunakan setelah dipermentasi selama 30 hari, sedangkan herbisida bisa langsung digunakan, atau untuk optimalisasinya kita simpan dulu selama 1 hari baru digunakan, tambah Dandim Helmy.

Dandim Aceh Selatan Letkol Helmy menambahkan bahwa terobosan yang dilaksanakan itu untuk membantu para petani mencari solusi pengganti pupuk kimia yang selama ini dipakai oleh para Petani pada umumnya.

“Diharapkan, para Babinsa yang sudah mendapatkan pembekalan pembuatan pupuk ini dapat di implementasikan dilapangan bersama masyarakat petani diwilayah Desa binaannya,” harap Dandim.

Sementara itu, Syarkawi selaku pemateri sekaligus memandu Babinsa dalam pembuatan pupuk organik mengatakan, bahwa pupuk tersebut mempunyai 6 keunggulan, yaitu:

1. Meningkatkan efisiensi pemupukan.
2. Meningkatkan daya tahan tanaman
terhadap hama dan penyakit.
3. Merangsang pertumbuhan tanaman.
4. Menghemat biaya produksi.
5. Tidak merusak lingkungan.
6. Dapat digunakan pada semua jenis
tanaman.

Kami sangat berterimakasih kepada Kodim 0107/Aceh Selatan yang terus melakukan terobosan dalam mewujudkan petani Aceh Selatan yang mandiri dan maju, pungkasnya.