NAEEM | Aceh Barat – Akibat erosi terjadi di Krueng Meureubo pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I (BWSS) berikan bantuan bronjong sebanyak 300 keping tepatnya di Desa Marek Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (11/10/2023)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi mengatakan bantuan keping kawat bronjong tersebut akan membantu menangani erosi di sekitar Krueng Meureubo.

“Setelah melakukan peninjauan oleh Tim BWSS 1 kita akan berikan bantuan berupa kawat bronjong sebanyak 300 keping di tahun ini,”Kata Kurdi.

Kurdi menyebutkan,pada saat ini kerusakan tebing sungai akibat erosi Krueng Meureubo di Desa Marek sudah mencapai 75 meter, sedangkan panjang sungai yang perlu segera ditangani adalah 26 meter.

“Untuk tahun ini panjang penanganannya 26 meter dengan 14 lapisan,” katanya.

Kemudian, pada tahun 2024, pihak BWSS 1 juga akan kembali memberikan bantuan penanganan terhadap erosi Krueng Meureubo tersebut yang berupa dana konstruksi.

“insyaallah sesuai dengan informasi yang kita terima dari BWSS 1 akan memberikan bantuan konstruksi sebesar 20 miliar sesuai dengan permohonan dari Pj Bupati beberapa waktu yang lalu,” tutup Kurdi. (ABR)