NAEEM | Banda Aceh – Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh kembali berhasil memberantas tambang ilegal berupa galian C jenis tanah urug di Desa Biluy, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, pada Kamis, (23/2/2023).
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan yang diduga tidak memiliki izin dan sangat meresahkan, karena berpotensi merusak lingkungan.
Mendapat informasi itu, kata Winardy, tim yang dipimpin Panit I Subdit IV Tipidter AKP Rivandi Permana bergerak ke lokasi dan ditemukan satu unit alat berat jenis ekskavator yang melakukan kegiatan penambangan berupa galian C tanpa izin resmi.
Karena melakukan kegiatan penambangan berupa galian C tanpa izin, sehingga Tim mengamankan satu unit alat berat, kata Winardy, dalam keterangannya, Kamis malam, 23 Februari 2023.
Selain alat berat, ucap Winardy, pihaknya turut mengamankan satu terduga pelaku yang juga pemilik lokasi tambang galian C berinisial MH (59).
Saat ini, satu terduga pelaku dan barang bukti berupa satu unit alat berat jenis excavator merek Hitachi diamankan di Polda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ucap Winardy.
Winardy mengimbau masyarakat agar mendukung penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian untuk menyelamatkan lingkungan dari penambangan ilegal. Karena, penambangan tanpa izin bisa berdampak buruk terhadap lingkungan, salah satunya adalah musibah banjir, pungkasnya.