NAEEM | Aceh Selatan – Kodim 0107/Aceh Selatan menggelar Apel gabungan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana alam terintegrasi di wilayah Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Rabu 7 Juni 2023.
Apel tersebut di laksanakan di lapangan Naga Tapaktuan yang di pimpin langsung Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Arh Helmy Ariansyah, SE, dan turut hadir Bupati Aceh Selatan di wakili Asisten I Sekdakab Aceh Selatan Kamarsyah, S.Sos, Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru, S.I.K, Ketua DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, para Kepala Dinas terkait dan undangan lainnya.
Dalam apel gabungan itu diikuti sebanyak 220 personil terdiri dari TNI – Polri, BPBD, SAR, PMI serta pegawai Dinas terkait Pemda Aceh Selatan.
Dandim menyampaikan kondisi geografi wilayah Kabupaten Aceh Selatan memiliki potensi bencana alam yang sangat beragam, baik berupa gempa bumi, tsunami, bencana banjir, tanah longsor dan kebakaran. Hal tersebut menuntut semua pihak termasuk TNI – Polri untuk selalu siap melaksanakan operasi penanggulangan bencana alam.
Oleh karena itu, latihan penanggulangan bencana alam ini dinilai sangat penting guna memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan penanggulangan bencana alam yang mungkin terjadi, kata Dandim Letkol Arh Helmy Ariansyah, SE.
Tujuan dari latihan ini, tambah Letkol Helmy, adalah untuk memantapkan kerja sama antara TNI, Polri dan Pemda Aceh Selatan serta komponen bangsa terkait lainnya, sehingga siapa berbuat apa menjadi lebih jelas, mekanisme kegiatan berjalan sesuai SOP/protap yang dihasilkan.
“Sehingga saat terjadi bencana siapa berbuat apa langsung bisa dikerjakan dan permasalahan bencana segera teratasi,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini juga Dandim meminta penyelenggara latihan melaksanakan seluruh tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, mulai tahap perencanaan hingga pengakhiran, catat hal-hal yang menonjol sebagai bahan evaluasi dan perhatikan faktor keamanan baik personel maupun materil, ucap Dandim.
Setelah melaksanakan apel, dalam kegiatan ini juga melakukan simulasi penangan bencana alam kebakaran dan penyelamatan orang yang tenggelam di laut.
Semua sesi latihan ini kita umpamakan pada kejadian sebenarnya. Untuk itu kita harapkan seluruh personil yang terlibat benar-benar melaksanakan dengan baik dan cekatan, sehingga dalam kejadian sesungguhnya dapat melakukan dengan optimal, pungkas Dandim.