NAEEM | Banda Aceh – Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) Iskandar Muda, Kolonel Inf Irhamni Zainal SIP, MSi, didampingi Wakil Penerangan Kodam (Wakapendam) Iskandar Muda, Letkol Arh Isdarmawan, bersilaturahmi ke PWI Aceh, Rabu (28/12022).

Kehadiran Kapendam IM Kolonel Inf Irhamni Zainal, disambut langsung oleh Ketua PWI Aceh M Nasir Nurdin, dan para pengurus di ruang rapat pertemuan kantor PWI Aceh di Banda Aceh.

Ketua PWI Aceh, Muhammad Nasir Nurdin mengatakan bahwa selama ini kerjasama dengan pihak Kodam IM sudah sangat baik, sampai ke Babinsa.

Ia juga mengatakan, kepada Kapendam bahwa dirinya telah meminta kepada kawan-kawan wartawan yang memiliki media agar dapat terus memberikan informasi yang terbuka terkait kerja-kerja Kodam IM yang baik kepada masyarakat.

Sambungnya, dulu ia melihat pantang kerja-kerja lapangan TNI untuk di publikasikan, namun sekarang seorang prajurit saja bebas untuk melakukan mempublikasi kegiatan lapangan.

“Saya melihat sekarang ini TNI sudah lebih luwes. Dulu pantang seorang prajurit dikalangan itu mempublish informasi, sekarangkan di berikan kebebasan apapun yang dilakukan dilapangan, seperti mendampingi petani kemudian mengunjungi orang sakit. Artinya banyak humanis dilakukan TNI selama ini,” kata ketua PWI Aceh.

Selanjutnya, ketua PWI Aceh mengucapkan apresiasi kepada Kapendam yang telah menyempatkan diri untuk hadir dan bersilaturahmi ke kantor PWI Aceh, sembari mengucapkan salam kenal.

Dalam kesempatan itu, M Nasir Nurdin selaku ketua PWI Aceh memperkenalkan lebih dari 500 wartawan PWI yang tersebar diseluruh wilayah di Aceh serta para pengurus PWI Aceh, satu persatu secara terbuka kepada kapendam yang baru.

Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut, Kapendam memperkenalkan jurnal buku yang terbaru tahun 2020, berjudul “Intelejen Dalam Ekonomi Daerah”. Karena menurutnya pihaknya lebih berkonsentrasi kepada ilmu kemungkinan dan ilmu politik.

Mantan dosen di sekolah tinggi ilmu negara selama dua tahun tersebut, mengatakan buku yang telah diterbitkan itu akan kembali di cetak, dan buku tersebut sedang dilakukan pengiriman dari Jakarta ke Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu Kapendam juga menceritakan banyak pengalaman baik di lingkungan kerjanya, begitupun di dunia pendidikan yang sedang dijalaninya.