NAEEM | Langsa – Aksi damai jilid II yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa pada Senin (5/5/2025) pukul 14.30 WIB di depan Kantor PLN UP3 Langsa menarik perhatian banyak pihak. Sekitar 50 mahasiswa turut serta dalam aksi yang bertujuan menuntut perbaikan pelayanan dan transparansi dalam penyaluran dana CSR oleh PLN Langsa.
Para peserta aksi, yang dipimpin langsung oleh Ketua HMI Cab. Langsa, Abdi Maulana, membawa berbagai peralatan seperti sepeda motor, bendera HMI, sound system, selebaran, dan spanduk sebagai bentuk ekspresi mereka. Petisi yang mereka ajukan pun cukup tegas, mulai dari mendesak Menteri BUMN Eric Tohir untuk mencopot manajer PLN Langsa, hingga menuntut transparansi penyaluran dana CSR yang diduga terindikasi adanya kolusi dan nepotisme.
Kapolres Langsa Turun Langsung
Di tengah aksi, Kapolres Langsa, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto,SIK., hadir memberikan sambutan yang disambut hangat oleh massa aksi. Dalam arahannya, beliau mengapresiasi peserta aksi yang telah melaksanakan demonstrasi dengan tertib dan damai.
Kapolres juga menegaskan bahwa tuntutan HMI akan segera ditindaklanjuti jika ditemukan bukti-bukti pendukung, namun mengingatkan bahwa aksi-aksi selanjutnya diharapkan tidak melibatkan pembakaran ban, sebagai bentuk upaya menjaga ketertiban.
Aksi Selesai, Sekitar pukul 15.50 WIB, massa aksi membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan orasi mereka.
Aksi ini diperkirakan tidak akan berhenti di sini. Mahasiswa HMI mengancam akan kembali turun ke jalan dalam aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu tujuh hari kerja.
Dalam hal ini, pihak kepolisian dan aparat terkait diharapkan terus melakukan penggalangan informasi dan pengawasan ketat terhadap perkembangan situasi di Langsa.
Pihak keamanan, dalam hal ini Kepolisian Resor Langsa, akan terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN UP3 Langsa untuk menanggapi tuntutan tersebut dengan serius. Pengawasan intensif terhadap kelompok-kelompok berpengaruh pun dilakukan untuk memastikan setiap potensi kerusuhan dapat diantisipasi dengan baik, demi terciptanya suasana yang kondusif di Kota Langsa.(*)