NAEEM | Banda Aceh – Pewaris DiRadja Keradjaan Atjeh Darussalam himbau agar ummat Islam bersatu dalam menghadapi segala ancaman perpecahan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Hal ini disampaikan oleh Tuanku Muhammad ZN (I) Al Haj pada acara pembacaan Maklumat 1 Muharram 1445 H, berlangsung di Istana Darul Ihsan, Banda Aceh. (18/07/2023).
Beliau juga menambahkan dalam maklumatnya, “Peringatan 1 Muharram, merupakan pelajaran berhijrah yang diberikan Rasullullah Muhammad SAW. Beliau hijrah bukan hanya berpindah tempat dari Mekkah ke Madinah, tetapi juga sebagai tempat memulai nya peradaban ummat manusia di Madinah.
Demikian juga kita sebagai insan, agar selalu berhijrah ketempat atau suasana yang lebih mashlahat daripada sebelumnya, ucapnya.
Ditempat terpisah juru bicara Majelis Istiadat Waris Diradja Keradjaan Atjeh Darussalam, Dato’ Sri Panglima Prof.Dr.Muhammad Siddiq Armia,MH,Ph.D, menyampaikan, “Acara pembacaan Maklumat 1 Muharram 1445 H, merupakan acara tahunan yang kita selenggarakan untuk memaknai esensi hijrah bagi ummat Islam, agar ummat selalu melakukan hijrah hakiki dalam kehidupannya pribadinya, maupun untuk kepentingan ummat,” begitu pungkas profesor peraih dua gelar Doktor ini.
Acara pembacaan Maklumat Diradja Malikul Adil ini disertai prosesi upacara penaikan Bendera Alam Peudeung, dengan penuh khidmat diiringi pembacaan sholawat kepada baginda Muhammad SAW. Turut hadir dalam acara tersebut para tamu undangan yang hadir dari komunitas internasional seperti dari Korea Selatan, Thailand, Laos, dan Malaysia.
Majlis Istiadat DiRadja – Keradjaan Atjeh Darussalam merupakan lembaga penyelenggara istiadat Aceh, terdaftar secara resmi di Kemenkumham RI. Dalam kegiatan hariannya, majlis ini fokus pada pengembangan adat dan dakwah Islamiyah di negara-negara Asia Tenggara. (rils)