NAEEM | Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong terus ditunjukkan oleh Personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan beton yang berlokasi di Desa Lawe Sikap II, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (29/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan umum.

Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga tampak bahu-membahu melaksanakan proses pembangunan, mulai dari pengecoran hingga pemasangan material konstruksi jembatan. Suasana penuh kekompakan dan kebersamaan terlihat jelas di lokasi pekerjaan, di mana seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

Koptu Suharto menyampaikan bahwa keterlibatan Tentara Nasional Indonesia melalui para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Selain membantu percepatan pembangunan, kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang layak.

“Pembangunan jembatan beton ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar. Kehadiran jembatan yang kokoh nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta memberikan rasa aman saat melintasi jalur tersebut, khususnya pada musim penghujan,” ujar Koptu Suharto.

Di lokasi yang sama, Babinsa Desa Lawe Sikap II, Serka Erwin, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan salah satu sarana efektif dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal penting dalam menjaga persatuan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini kami ingin terus menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya bangsa yang harus tetap dipertahankan. Sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Serka Erwin.

Ia juga berharap pembangunan jembatan beton tersebut dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Keberadaan jembatan itu nantinya diyakini mampu memperlancar akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat Desa Lawe Sikap II dan sekitarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Lawe Sikap II, Bapak Andi, mengaku sangat mengapresiasi kepedulian personel Kodim 0108/Aceh Tenggara yang selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

Ia menuturkan bahwa selama ini warga kerap mengalami kesulitan ketika melintasi jalur tersebut, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan akses penyeberangan menjadi licin dan kurang aman. Dengan dibangunnya jembatan beton, masyarakat optimistis aktivitas sehari-hari akan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Beliau berharap sinergi yang telah terjalin antara TNI dan masyarakat dapat terus dipertahankan dalam berbagai program pembangunan desa lainnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga semangat persatuan, kekompakan, dan gotong royong demi kemajuan desa.

Melalui kolaborasi yang solid antara personel Kodim 0108/Aceh Tenggara dan masyarakat, pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Sikap II diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi sarana penunjang yang mampu meningkatkan perekonomian, memperlancar transportasi, serta mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Aceh Tenggara.