NAEEM | BANDA ACEH, Minggu (13/9/2026) – Aroma kuliner khas Kluet Raya sukses mencuri perhatian di tengah kemeriahan Aceh Culinary Festival (ACF) 2026. Mengusung kekayaan rasa dan tradisi masyarakat Kluet, Kabupaten Aceh Selatan berhasil meraih Juara II pada ajang kuliner bergengsi tingkat Provinsi Aceh tersebut.
ACF 2026 berlangsung pada 11 hingga 14 September 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh. Dalam ajang tersebut, Aceh Selatan tampil tidak sekadar membawa makanan khas daerah, tetapi juga menyuguhkan cerita tentang kekayaan budaya yang hidup dan diwariskan secara turun-temurun.
Kuah Singko Bak Siemuling menjadi sajian unggulan yang diperkenalkan Aceh Selatan kepada para pengunjung. Kuliner khas Kluet Raya itu menjadi salah satu daya tarik utama di anjungan Aceh Selatan yang sejak awal pelaksanaan festival ramai didatangi masyarakat.
Tak hanya mencicipi kuliner, pengunjung juga diajak mengenal lebih dekat tradisi masyarakat Kluet melalui peragaan adat Mangan Dalung dalam rangkaian Sunat Rasul Etnis Kluet.
Perpaduan kuliner dan budaya tersebut membuat anjungan Aceh Selatan tampil berbeda. Pengunjung dari berbagai daerah tampak antusias menyaksikan atraksi budaya sekaligus mencicipi sajian tradisional yang ditampilkan.
Bahkan, wisatawan mancanegara turut terlihat mengunjungi anjungan Aceh Selatan. Mereka tampak tertarik melihat langsung kekayaan kuliner dan tradisi masyarakat Kluet yang dibawa ke panggung festival.
Bagi Aceh Selatan, capaian Juara II bukan sekadar penghargaan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kekayaan kuliner tradisional daerah memiliki daya saing sekaligus potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari promosi pariwisata.
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan, SE., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih tersebut. Menurutnya, keberhasilan Aceh Selatan tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Keberhasilan ini berkat kerja sama yang solid dari seluruh panitia yang terlibat, yakni Tim Penggerak PKK, Dekranasda, Dharma Wanita Kabupaten, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan,” ujar Bupati.
Atas capaian tersebut, Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja keras membawa nama Aceh Selatan pada ajang ACF 2026.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi, sehingga Aceh Selatan dapat meraih prestasi ini. Semoga sinergi dan kekompakan seperti ini terus terjaga serta menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik ke depan,” ungkapnya.
Piala Juara II ACF 2026 diterima oleh Wakil Ketua TP PKK Aceh Selatan, Ny. Hj. Eri Baital Mukadis. Selama kegiatan berlangsung, Bupati Aceh Selatan turut didampingi Sekda Aceh Selatan Diva Samudra Putra, SE, MM, Kepala Dinas Pariwisata, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda, Ny. Nafisah Mirwan serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Selatan.
Keikutsertaan Aceh Selatan dalam ACF 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperluas promosi potensi daerah. Kuliner khas yang selama ini lekat dengan kehidupan masyarakat Kluet diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas, berdampingan dengan tradisi adat yang menjadi identitas masyarakatnya.
Aceh Culinary Festival merupakan agenda rutin yang diprakarsai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Aceh. Festival tersebut menjadi ruang promosi sekaligus upaya memperkuat citra Aceh sebagai daerah yang memiliki kekayaan tradisi dan kuliner yang beragam.
Dari semangkuk Kuah Singko Bak Siemuling hingga tradisi Mangan Dalung, Aceh Selatan membuktikan bahwa kekayaan kuliner bukan sekadar soal rasa, tetapi juga tentang identitas, sejarah dan budaya yang layak diperkenalkan lebih luas.
Juara II ACF 2026 menjadi bukti bahwa Kluet Raya punya rasa, Aceh Selatan punya cerita, dan keduanya layak menjadi daya tarik wisata yang semakin dikenal.