NAEEM | Aceh Selatan – Pada Senin 3 Oktober 2022 bertempat dihalaman Mapolres Aceh Selatan, Kepolisian Resor Aceh Selatan melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Seulawah 2022 dalam rangka tertib berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang presisi.

Adapun yang bertindak selaku pemimpin apel adalah Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru, S.I.K sekaligus membacakan amanat Kapolda Aceh. Sedangkan selaku perwira apel adalah Kasat Samapta Polres Aceh Selatan AKP Wiet Dasmara dan untuk bertindak selaku Komandan Apel adalah Kasie Propam Polres Aceh Selatan Ipda M. Akhir.

Apel Gelar Pasukan tersebut dihadiri oleh Bupati Aceh Selatan, Dandim 0107 Aceh Selatan, Wakapolres Aceh Selatan, Kadishub Aceh Selatan, Kasubdenpom Aceh Selatan, Kasatpol PP/WH, dan Perwakilan PT. Jasa Raharja Aceh Selatan serta PJU Polres Aceh Selatan.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pemimpin apel dilanjutkan dengan penyematan pita oleh pemimpin apel kepada masing-masing perwakilan dari Polri, Perwakilan POM, dan Dinas Perhubungan Aceh Selatan bertanda dimulainya operasi.

Dalam amanat Kapolda Aceh yang dibacakan oleh Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru SIK, bahwa pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut dengan tujuan “Operasi Zebra Seulawah 2022” untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil dan sarana pendukung, guna pelaksanaan Operasi yang akan digelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 3 Oktober hingga 16 Oktober 2022.

Perlu kita ketahui bersama berdasarkan data analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi zebra seulawah tahun 2020 dan 2021 di wilayah hukum Polda Aceh, yaitu tahun 2020 terdapat 35 kejadian dan tahun 2021 terjadi 27 kejadian dengan korban meninggal dunia terjadi kenaikan 11%. Untuk tahun 2020 sejumlah 9 korban jiwa dan tahun 2021 kenaikan menjadi 10 korban jiwa.

Selain itu, selama pelaksanaan operasi zebra seulawah tahun 2021 tidak dilakukan penindakan pelanggaran di karenakan pada saat itu masih dalam situasi pandemi covid 19, kata Kapolres

Kapolres melanjutkan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas tersebut sangat berkolerasi terhadap jumlah fatalitas korban, baik korban meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan.

“Demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang lebih kondusif, Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya polisi lalu lintas yang didukung oleh satuan fungsi lainnya serta melibatkan para pemangku kepentingan, akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi “Zebra Seulawah 2022″ yang diawali dengan apel gelar pasukan pada masing-masing daerah,” ujar Kapolres Nova.

Apel gelar pasukan, kata Kapolres Nova, yang dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah tahun 2022, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya guna mendukung pelaksanaan operasi yang akan digelar mulai tanggal 3 oktober 2022 sampai dengan 16 oktober 2022 di jajaran Polda Aceh. Sehingga diharapkan kegiatan operasi berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan target serta sasaran yang telah ditetapkan.

selain itu, operasi ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas di provinsi aceh.

Ditinjau dari faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya, faktor manusia atau pengemudi memiliki andil yang besar. oleh karena itu pada pelaksanaan operasi zebra seulawah 2022 kali ini, beberapa pelanggaran yang berpotensi terhadap kecelakaan perlu mendapat perhatian untuk dijadikan sasaran, katanya.

Adapun prioritas operasi, tutur Kapolres, antara lain:
1. pengemudi atau pengendara ranmor yang
menggunakan ponsel saat berkendaraan.
2. pengemudi atau pengendara ranmor yang
masih dibawah umur.
3 pengemudi atau pengendara sepeda motor
yang berboncengan lebih dari satu orang.
4. pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi ataupun pengendara ranmor
yang tidak menggunakan safety belt.
5. pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau menggesumsi alkohol.
6 pengemudi atau pengendara ranmor yang
melawan arus.
7. pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan melalui upaya penegakkan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas tersebut.

Maka pelaksanaan operasi ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu:
1. terciptanya situasi lalu lintas yang aman,
tertib dan lancar pada lokasi rawan
kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan
lalu lintas.
2. meningkatnya ketertiban dan kepatuhan
serta disiplin masyarakat dalam berlalu
lintas, tuturnya.

Lebih lanjut Kapolres Nova menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas nantinya, yaitu:
1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam melaksanakan segala aktivitas.
2. Siapkan peralatan, sarana dan prasarana untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas operasi.
3. Jaga keselamatan anda dalam bertugas dan siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental untuk dapat melaksanakan operasi kepolisian dengan sebaik-baiknya.
4. Laksanakan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis di dukung penegakan hukum secara elektronik teguran dalam rangka meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
5. Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan sinergitas dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka keberhasilan operasi ini, pungkas Kapolres Nova. (Red)