NAEEM | Banda Aceh – Persaingan di AMM Championship 2026 semakin sengit. Memasuki hari kedua turnamen yang digelar di Lapangan Fourgee Mini Soccer, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (20/7/2026), tiga pertandingan tersaji dengan tempo cepat dan aksi-aksi menarik yang menghibur para penonton.

Kompetisi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Aceh ini kembali menghadirkan pertandingan penuh semangat. Setiap laga dimainkan dengan durasi 2 x 15 menit, menuntut setiap tim tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.

Pada pertandingan pembuka, Loe Gaya FC sukses mengamankan kemenangan 3-1 atas Madridista Aceh. Loe Gaya FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir, meski Madridista Aceh sempat memberikan perlawanan.

Laga kedua mempertemukan Shadiq FC menghadapi WSK FC. Shadiq FC tampil dominan sejak awal pertandingan dengan permainan menyerang dan koordinasi antarlini yang rapi. Hasilnya, Shadiq FC menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-1 atas WSK FC.

Sementara itu, pada pertandingan ketiga, AFFC menunjukkan performa impresif saat menghadapi Kawanan Barsela. Bermain disiplin di lini belakang dan tajam dalam penyelesaian akhir, AFFC berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 tanpa kebobolan.

Ketua Panitia Pelaksana AMM Championship 2026, Robi Annamal, mengapresiasi seluruh tim yang telah menampilkan permainan atraktif dan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan.

“Alhamdulillah, seluruh pertandingan hari kedua berlangsung lancar, kompetitif, dan penuh semangat. Kami mengapresiasi seluruh pemain, ofisial, serta suporter yang turut menjaga sportivitas. Semoga atmosfer positif ini terus terjaga hingga babak final,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Aneuk Muda Mualem (AMM), Novtrianda Alinur, mengapresiasi seluruh tim yang telah menampilkan permainan sportif dan kompetitif pada hari kedua turnamen.
“Kami mengapresiasi semangat juang seluruh peserta. AMM Championship bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi fair play, dan melahirkan bibit-bibit atlet muda Aceh yang berprestasi,” ujar Novtrianda.

Turnamen yang digagas DPP Aneuk Muda Mualem (AMM) ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun karakter sportif, serta melahirkan bibit-bibit atlet mini soccer berbakat yang mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat regional maupun nasional.