NAEEM | Aceh Selatan – Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP., melepaskan kontingen Aceh Selatan yang ikut tampil pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke- 8 di Banda Aceh. Pelepasan tersebut berlangsung di Rumoh Agam Tapaktuan, Kamis (02/11/2023).
Diacara pelepasan kontingen tampak hadir plt. Sekda Ilham Syahputra, S.STP. M.S.i., unsur Forkopimda, para Asisten, kepala SKPK dan tamu undangan lainnya.
Pj Bupati Cut Syazalisma, S.STP., mengatakan Pekan kebudayaan Aceh (PKA) merupakan ajang perhelatan kebudayaan terbesar masyarakat Aceh, yang digelar untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan sejarah serta adat istiadat yang telah berlangsung sejak tahun 1958.
Tinta Emas sejarah telah mencatat Aceh Selatan sebagai kabupaten yang senantiasa hadir dan berpartisipasi dalam perhelatan PKA. Tidak hanya untuk meramaikan namun mampu mengukir prestasi dengan menjadi juara umum pada PKA IV tahun 2004, dan PKA VII tahun 2018, kata Pj Bupati.
Pada tahun 2023 ini, sebut Pj Bupati, pelaksanaan PKA ke- 8 akan digelar dengan mengangkat tema “Jalur Rempah”, dengan tagline “Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia”. Hal ini bermakna bahwa pelaksanaan PKA tahun ini tidak hanya difokuskan pada pelestarian nilai budaya, sejarah serta adat istiadat, namun secara khusus akan mengangkat warisan jalur rempah Aceh yang telah menghubungkan peradaban dunia selama berabad-abad, sebut Cut Syazalisma.
Dalam hal ini menunjukkan bahwa Aceh Selatan memiliki peran penting dalam sejarah jalur rempah Aceh bahkan dunia, tambah Cut Syazalisma.
Cut Syazalisma juga menyampaikan bahwa melalui pelaksanaan PKA ke- 8 ini, kita bangkitkan kembali kejayaan jalur rempah Aceh Selatan yang telah menjadi bagian sejarah peradaban di masa lampau.
Kepada seluruh Kontingen Aceh Selatan yang akan mengikuti PKA ke- 8, Kami harapkan untuk dapat memberikan yang terbaik dalam setiap penampilan yang saudara dan saudari persembahkan, harap Cut Syazalisma.
Sebagai juara umum pada PKA ke-7 tentu memberikan tantangan sendiri bagi Kontingen Aceh Selatan, namun demikian dengan kekompakan dan kebersamaan Kami yakin gelar juara akan dapat kita bawa pulang kembali ke Aceh Selatan, sambung Cut Syazalisma.
Melalui tema tersebut, rempah yang kita kenal menjadi produk unggulan Aceh Selatan, yaitu pala dan nilam termasuk beberapa jenis produk walaupun sekarang ini mungkin sudah tidak dibudidayakan lagi, tapi ini menjadi awal semangat kebangkitan serta tahapan yang harus kita pedomankan. Kejayaan masa lalu diharapkan untuk mengembangkan masa sekarang, kata Pj Bupati Cut Syazalisma.
Sebelumnya, Ketua panitia PKA, Akmal AH, menyampaikan jumlah aneka lomba ada 21 cabang, di antaranya Tari Kreasi Baru, Gaseng, Geulayang tunang, dan lainnya.
Untuk jumlah peserta berbagai aneka lomba berjumlah 128 orang, jumlah panitia inti berjumlah 147 orang, jumlah peserta partisipasi lebih kurang 177, dan panitia serta partisipasi keseluruhan 499 peserta, ucap Akmal.