NAEEM | Banda Aceh – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banda Aceh masih di kawal ketat oleh Polisi dari Polsek jajaran Polresta Banda Aceh.

Bahkan, Pengawalan juga dilakukan di SPBU lainnya dalam Kabupaten Aceh Besar, khususnya Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kabag Ops Kompol Iswahyudi, SH mengatakan, pengawalan di SPBU dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh terkait adanya pembatasan BBM bersubsidi dan non subsidi bagi warga, sehingga banyaknya antrian kendaraan hingga ke badan jalan.

“Antrian kendaraan baik roda dua, roda empat maupun roda enam hingga ke badan jalan, sehingga memacetkan arus lalu lintas bagi pengguna kendaraan lainnya. Hal ini membutuhkan kehadiran polisi untuk mengurai arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” sebut Kabag Ops.

Kemudian lanjutnya, hingga saat ini belum ada kenaikan harga BBM di sejumlah SPBU, namun hanya ada pembatasan pembelian saja.

Belum ada keputusan dari Pertamina terkait kenaikan harga BBM, baik bersubsidi maupun non subsidi, namun hanya pembatasan saja, tambahnya.

Terjadinya antrian di SPBU disebabkan pasokan BBM bersubsidi dari Pertamina terbatas atau dibatasi, sehingga masyarakat takut tidak kebagian BBM bersubsidi, sebutnya Kabag Ops lagi

Antrian juga disebabkan pengendaraan kendaraan bersamaan tiba di SPBU dan juga pintu pengisian sempit. Ini yang menyebabkan antrian panjang, tuturnya Kabag Ops Polresta Banda Aceh Kompol Iswahyudi. SH.