Naeem.co.id -

Sosok Dr. Khairul Abrar IH Caleg DPRA Dapil 10, Ingin Berjuang Perbaikan Ekonomi Masyarakat di Aceh

Sosok Dr. Khairul Abrar IH Caleg DPRA Dapil 10, Ingin Berjuang Perbaikan Ekonomi Masyarakat di Aceh
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Banda Aceh – Pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 dilaksanakan hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. Tinggal menghitung hari. Ribuan Caleg se- tanah air siap berkontestasi memperebutkan untuk memenangkan suara rakyat. Targetnya duduk di kursi DPR sesuai tingkatan, mulai DPR RI hingga DPRD kabupaten dan kota.

Momentum pesta demokrasi lima tahunan ini tak dibiarkan berlalu oleh Dr. Khairul Abrar IH, SE .Ia sudah sah jadi calon legislatif Dapil 10 DPRA Provinsi Aceh Nomor Urut 5 mewakili PDI P. Meliputi wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Kabupaten Simeulue. Dan targetnya adalah duduk jadi anggota dewan.

Dr. Khairul Abrar IH, SE , pria kelahiran, Samadua, Aceh Selatan 3 November 1971 ini anak kandung dari Bapak Almarhum Ibnu Hadjar dan Ibu Siti Habibah.

” Berpolitik itu harus didasari niat baik karena Allah SWT. Supaya bisa bernilai ibadah. Jika Insya Allah saya terpilih jadi anggota dewan, saya akan berjuang memperbaiki taraf hidup masyarakat miskin melalui usaha perkebunan, pertanian maupun usaha UMKM. Semoga jadi amal akhirat”, kata Khairul Abrar.

Insya Allah saya sudah membuat program pemberdayaan masyarakat petani khususnya dan saya yakin akan menyentuh khalayak akar rumput, sebut Khairul yang masih merahasiakan program jitunya kepada publik.

Di blantika dunia perpolitikan, bagi Abrar sudah aral melintang dan menempuh jalan panjang. Sederet jabatan organisasi politik tingkat provinsi diamanahi kepadanya di PKB, Hanura, AMPG Golkar, dan membidani lahirnya beberapa partai baru.

Khairul Abrar yang tinggal di Gampong Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. dengan telpon /WA 085260277702 ini bisa dibilang sudah amat berpengalaman berorganisasi dengan segala lika likunya. Baik parpol, Ormas, OKP dan LSM serta pernah memimpin organisasi pers, yaitu PJI.

Dr. Khairul Abrar juga meraih penghargaan internasional sebagai pakar politik,.Yaitu gelar Doctor in Political Sciance ( International Ability Certification Committee, – Komite Sertifikasi Kepakaran Internasional ) yang diterimanya di negeri jiran, Malaysia beberapa waktu lalu.

Sebelumnya juga tiga penghargaan/ Gelar Nasional dan Internasional diterima Khairul Abrar IH yaitu,

1. Darjah Mulia Seri Mahkota ( Darjah – Bintang Seutia Keuradjeun V ) Majlis Istiadat Di Raja Atjeh Darussalam – Dato’ ( Teungku Panglima Beuntara) Tahun 2013

2. Association Of Korean Martial Arts Atjeh Darussalam Askoled Black Belt 1st (Hong) Grade Black Belt Of This Association 2019.

3. Association Of Korean Martial Arts Atjeh Darussalam Askoled Black Bet 2nd (Hous) Grade Black Belt Of This Association 2019.

*Pengalaman Politik*

Khairul Abrar. IH sarjana ekonomi lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIEI) Banda Aceh tamat Tahun1996 ini sedikitnya telah menjabat tujuh jabatan penting di partai politik nasional tingkat provinsi Aceh yaitu

– Wakil Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Aceh ( PKB ) Thn. 1999 s/d 2004
– Sekretaris Carteker DPW Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Aceh ( PKB ) Thn. 2004
– Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Aceh ( PKB ) Thn. 2004 s/d 2005
– Wakil Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar Provinsi Aceh ( AMPG )
Thn. 2006 s/d 2008
– Sekretaris DPD. Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Aceh ( Hanura ) Thn. 2008 s/d 2009
– Wakil Ketua DPD. Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Aceh ( Hanura ) Thn. 2009 s/d 2012
– Wakil Ketua DPW. Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Aceh ( PKB ) Thn. 2020 s/d 2023 ( Mengundurkan Diri Dari Kepengurusan Agustus 2023 )
– Ketua DPD. Brigade Nasional Provinsi Aceh ( Relawan Ganjar Pranowo ) Thn. 2022 s/d Sekarang
– Ketua Penasehat DPD. Banteng Nusantara Aceh (Relawan Ganjar Pranowo ) Thn 2023 s/d Skrang
– Caleg DPR Aceh Dapil 10 PDI Perjuangan Pemilu 2024

*Pengalaman Organisasi*

– Ketua Ormas DPD. Perhimpunan Kebangsaan Provinsi Aceh ( PK ) Thn. 2007 s/d 2012
– Wakil Sekretaris PW. Pemuda Ansor Provinsi Aceh Thn. 2007 s/d 2012
– Wakil Sekretaris PW. Nahdlatul Ulama Provinsi Aceh ( NU ) Thn. 2010 s/d 2015
– Wakil,Ketua DPW GERBANG TANI Provinsi Aceh Thn. 2015 s/d 2022
– Ketua Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia Provinsi Aceh Thn. 2016 s/d 2017
– Ketua Persatuan Jurnalistik Indonesia Provinsi Aceh ( PJI ) Thn. 2018 s/d 2020

*Pengalaman Kerja & Kelembagaan*

– Ketua Yayasan AhlussunnahWaljamaan ( ASWAJA ) Thn. 1999 s/d 2003
– Ketua Yayasan Penguatan Rakyat (YAPERA-ACEH) Thn. 2005 s/d 2008
– Ketua Majelis Daerah Masyarakat Wisata Ziarah Aceh (MD.MAWAZ) Thn. 2006 s/d 2016
– Sekretaris Asosiasi Kerajinan dan Souvenir Aceh ( AKSA ) Thn. 2010 s/d 2019
– Direktur Konsorsium Hutan dan Sungai Aceh Thn. 2017 s/d 2022
– Ketua Lembaga Pelestarian Lingkungan Hidup Aceh ( LPLH Aceh ) Thn. 2010 s/d Sekarang
– Ketua Yayasan Taman Istiqomah Atjeh ( Yayasan TIA ) Thn. 2019 s/d Sekarang
– Pimpinan Perusahaan dan Redaksi Media Mega Nusantara ( MMGN ) Thn. 2019 s/d Sekarang

*Ditinggal Pergi Anak dan Isteri Tercinta*

Bencana dahsyat tsunami Aceh tahun 2004 menyisakan duka mendalam bagi Abrar. Isteri tercinta Yuli Narti dan anak semata wayang Nurul Ilhamna pergi selamanya bersama 400 ribu korban syuhada tsunami Aceh.

“Istri Pertama dan Anak Pertama Hilang dalam tragedi Musibah Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami 26 Desember 2004 di Aceh”, kenang Khairul Abrar.

Kepergian orang-orang tercinta dan penyemangat hidup yang meninggalkannya sebatang kara membuat goncangan hebat, serasa hidup tidak lagi berarti tanpa orang terkasih. Namun Iman di dadanya menyadarkannya untuk tidak berlama-lama larut dalam duka dan ia terima sebagai ujian dari Allah.

Ia mencoba membangun semangat baru dan menatap masa depan. Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang memberikan pengganti isteri yang telah pergi selamanya dengan seorang dara yang cantik menjadi pujaan hati.

Dewi Antika, S.Pd gadis asal Aceh Utara yang lama sudah tinggal di Aceh Besar akhirnya dinikahi Khairul Abrar beberapa tahun kemudian yang memberinya empat orang anak bernama Muhammad Risyad Abrar, Muhammad Sulthan Abrar, Muhammad Aqil Abrar dan si bungsu Muhammad El Zafran Abrar, demikian, kata Abrar, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 12 Desember 2023.