NAEEM | Bener Meriah – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat penyelesaian infrastruktur vital tersebut, guna meningkatkan akses transportasi serta mendukung pertumbuhan perekonomian warga. Pada Minggu (19/04/2026), kegiatan difokuskan pada perakitan besi pembatas jembatan sebagai bagian penting dari konstruksi.
Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Pgs Danramil 04/PRG Kodim 0119/Bener Meriah, Pelda Yulianto, yang turut terjun ke lapangan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang telah ditetapkan. Kehadiran aparat TNI di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam percepatan pembangunan.
Dalam keterangannya, Pelda Yulianto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan salah satu prioritas utama di wilayah tersebut, mengingat peran strategisnya dalam menunjang konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat Desa Uning Mas dan desa-desa di sekitarnya.
“Jembatan Aramco ini menjadi prioritas yang harus segera kita tuntaskan. Keberadaannya sangat penting dalam memperlancar arus transportasi warga, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan lainnya,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilaksanakan secara bertahap dengan perencanaan yang matang. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada perakitan besi pembatas yang berfungsi sebagai pengaman bagi pengguna jalan. Komponen ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan masyarakat saat melintasi jembatan nantinya.
“Perakitan besi pembatas ini merupakan salah satu tahap krusial dalam konstruksi jembatan. Kami ingin memastikan bahwa selain selesai tepat waktu, jembatan ini juga memiliki standar keamanan yang baik sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pelda Yulianto menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan menjadi faktor utama dalam percepatan pekerjaan. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah, khususnya di wilayah pedesaan.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang dengan sukarela ikut membantu dalam setiap tahapan pembangunan. Sinergi yang terjalin ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan. Harapan kami, kebersamaan ini terus terjaga hingga jembatan ini rampung dan dapat dimanfaatkan bersama,” ungkapnya.
Warga setempat juga menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Selama ini, akses transportasi di wilayah tersebut masih terbatas, terutama saat musim hujan yang sering menghambat mobilitas. Dengan adanya Jembatan Aramco, masyarakat optimistis aktivitas ekonomi akan semakin lancar dan berkembang.
Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif, diharapkan Jembatan Aramco Desa Uning Mas dapat segera difungsikan dalam waktu dekat. Kehadiran jembatan ini nantinya tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, membuka akses ekonomi yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bener Meriah.