NAEEM | ACEH SELATAN – Penanganan bencana banjir di Aceh Selatan menuai apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan. Respons cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sejak fase darurat hingga pemulihan dinilai berjalan baik dan terkoordinasi.
*Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Teuku Mudasir*, menyebut koordinasi pemerintah bersama BPBD, TNI/Polri, dan relawan berjalan solid.
“Evakuasi cepat, kebutuhan pengungsi terpenuhi, dan pelayanan posko tertib. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai Plt Sekda Aceh Selatan mampu memimpin koordinasi lintas-stakeholder secara efektif.
“Semua bergerak dalam satu komando yang jelas, sehingga proses evakuasi dan pemenuhan logistik berjalan lancar,” tambahnya.
*Tokoh muda Aceh Selatan, Bang Iwan,* juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah.
“Seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian tenda posko juga mulai dibongkar. Ini menunjukkan pemulihan berjalan cepat,” katanya.
Apresiasi turut disampaikan *Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Samadua (IMPS), Fatan Subiulhaq.*
“Kami melihat koordinasi lintas sektor semakin baik. Masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah di lapangan,” ujarnya.
*Koordinator Barisan Muda Aceh Selatan (BARMAS), Muhammad Arhas,* menilai penanganan banjir tahun ini menunjukkan kesiapsiagaan daerah yang semakin meningkat.
“Distribusi logistik dan pemulangan pengungsi berlangsung cepat. Kami berharap pola kerja terintegrasi ini berlanjut pada tahap rehabilitasi,” katanya.
*Plt Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, SE., M.Si,* mengonfirmasi bahwa fase darurat telah berakhir.
“Seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah. Beberapa tenda juga kita bongkar karena tidak ada lagi warga yang bertahan di posko. Saat ini fokus pada pendataan kerusakan dan penyusunan langkah pemulihan,” jelasnya.
Pemkab Aceh Selatan bersama OPD terkait seperti PUPR dan Perkim kini melakukan pendataan sebagai dasar penyusunan rehabilitasi pascabencana.
Para tokoh berharap pola koordinasi yang sudah baik selama penanganan darurat dapat terus dipertahankan hingga proses pemulihan tuntas.