NAEEM | Aceh Selatan – Menyambut pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar Zikir dan Doa bersama di Mesjid Agung Istiqamah, Jumat, 11 Oktober 2024.

Pj Bupati Aceh Selatan di wakili oleh Asisten I Kamarsyah, S.Sos, MM., menyampaikan bahwa atas nama pemerintah daerah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan Zikir serta Doa bersama untuk terlaksananya Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 yang aman dan damai, ucap Kamarsyah diawal sambutannya.

Kamarsyah mengucapkan, dihari Jumat yang penuh berkah ini, selain sebagai bentuk ibadah, pelaksanaan Zikir dan Doa bersama juga merupakan Washilah untuk kita memohon dan bermunajat kepada Allah SWT, agar dalam pelaksanaan tahapan demi tahapan Pilkada nantinya tidak terjadi keretakan sosial, disintegrasi, maupun perpecahan di tengah masyarakat.

Allah SWT, tuhan yang maha esa, dengan kekuasaan dan kehendaknya dapat dengan mudah menjadikan perputaran siang dan malam. Maka sudah sepatutnya kita memohon agar dengan kuasa dan kehendaknya pula dapat terciptakan kondisi Aceh Selatan yang aman, damai, dan kondusif, ucapnya.

Agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan dengan baik sebagaimana kita harapkan, maka tiada daya dan upaya serta kata yang lebih pantas untuk kita ucapkan, selain itu, berzikir dan berdoa mengharapkan keberkahan serta ridha dari Allah SWT, sambung dia.

Kamarsyah berujar, pelaksanaan Pilkada tahun 2024 merupakan proses politik dalam rangka memilih calon pemimpin Aceh Selatan ke depan. Tentunya, dalam setiap proses pemilihan akan ada perbedaan pendapat. Namun demikian, kedewasaan politik harus dapat kita kedepankan untuk menguatkan masyarakat sebagai pemilih agar tetap berpegang pada prinsip persaudaraan.

” Berbeda pilihan adalah hal yang wajar. Akan tetapi, jangan sampai hal tersebut menjadi alasan terjadinya permusuhan maupun konflik ditengah masyarakat. Mari tumbuhkan sikap yang saling menghargai dengan mengedepankan rasa persaudaraan dan kekeluargaan,” ujar Kamarsyah.

Dikatakan Kamarsyah, melalui momentum Zikir dan Doa bersama ini, kami mengajak semua pihak baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, para pemangku kebijakan, maupun seluruh masyarakat umum untuk bersama sama mengawal pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai tanpa permusuhan.

“Hal tersebut bukan hanya menjadi tanggungjawab penyelenggara Pemilu, namun setiap pribadi kita bertanggungjawab untuk mengawal pelaksanaan Pilkada, dengan memberikan edukasi yang benar dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan cara yang santun dan damai,” ajak Kamarsyah.

Terkhusus, lanjutnya, kepada seluruh ASN, kembali kami tegaskan agar menjaga netralitas dan integritas, serta dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sebagai ASN, memiliki tanggung jawab dalam mewujudkan terlaksananya Pilkada yang aman, damai, bermartabat dan berkualitas sebagaimana kita cita citakan bersama, demikian, ujar Kamarsyah.