NAEEM | Nagan Raya – Disela-sela kesibukan mengunjungi keluarga, sahabat dan teman di seluruh pelosok guna mencari dukungan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya periode 2024-2029, Zaini Mantri Doi calon Wakil Bupati Nagan Raya pasangan JOZ masih sempat menjenguk Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Arifuddin, Amd.Keb.,S.Sos. M.M., yang lagi sakit.
Diketahui, Zaini Mantri Doi selama ini aktif di salah satu organisasi, yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dengan jabatan sebagai Dewan Pembina PPNI di Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.
“Sekarang Ketua PPNI Nagan Raya Arifuddin sudah berada di rumahnya di Desa Kuta Paya, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, guna untuk mengambil jam istirahat,” kata Mantri Doi kepada awak media. Minggu, 27 Oktober 2024.
Semoga cepat sembuh dan harus banyak istirahat agar bisa melaksanakan kegiatan aktifitas seperti biasa lagi, ucap Mantri Doi selaku Dewan Pembina PPNI.
Kemudian, Zaini Mantri Doi meminta kepada Ketua PPNI juga bersama pengurus lainya mohon Doa dan Dukungan untuk Calon Wakil Bupati Nagan Raya kedepan, ucapnya lagi.
Sementara itu, Ketua bidang Humas Tim Pemenangan Pasangan JOZ Agus mengatakan, ditengah perhelatan politik Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Nagan Raya, nama Zaini Mantri Doi mencuat dan bahkan digadang-gadangkan oleh masyarakat. Sosok Zaini Mantri Doi merupakan salah satu tokoh yang diperhitungkan dari sederetan tokoh-tokoh yang maju sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Nagan Raya yang dikenal dengan Bumo Rameune.
Fakta menyebutkan, bahwa Zaini Mantri Doi unggul telak soal rekam jejak dari nama lainnya. Karir dibidang Kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dibangun sejak pasca Konflik dulu hingga sekarang sangat banyak membantu Anak Yatim dan pengobatan gratis untuk fakir miskin, katanya.
Untuk itu. Zaini Mantri Doi diperhitungkan dan bahkan kemampuannya di bidang kesehatan dan sosial yang telah ditunjukannya selama ini menarik banyak mata, dorongan untuk maju dalam pilkada muncul baik dari masyarakat maupun politisi, ujarnya.
Disampaikan Agus, dengan berbekal pengalamannya tersebut, ia dipinang oleh Jonniadi, SE, MSi., yang merupakan politisi yang punya segudang pengalaman untuk mendampinginya maju sebagai Calon Wakil Bupati Nagan Raya yang dikenal dengan sebutan JOZ.
Zaini Mantri Doi tidak hanya mengandalkan posisinya di kancah birokrat tetapi Ia memilih untuk lebih dekat dengan rakyat, berjuang untuk percepatan pembangunan serta pengelolaan birokrasi yang lebih efektif dan responsif, serta bagaimana untuk mewujudkan agar masyarakat Nagan Raya lebih sejahtera dan mandiri melalui program pro rakyat yang telah dirancangnya bersama Jonniadi Calon Bupati Nagan Raya, ungkap Agus.
Sosok Zaini Mantri Doi memang tak asing lagi bagi warga Nagan Raya. Ia dikenal sebagai tokoh muda yang ramah dan selalu membawa energi positif. Kesederhanaannya tampak nyata saat ia mengunjungi rumah warga secara door to door, dan juga sempat melayani masyarakat untuk berobat tanpa menganggap ada jarak antara dirinya dengan masyarakat, termasuk emak-emak yang sering kali merasa terabaikan selama ini.
Senyum khasnya dan keramahan yang tulus membuat Zaini Mantri Doi menjadi sosok yang dirindukan oleh banyak warga di Kabupaten Nagan Raya, apalagi dalam Pilkada ini dia berpasangan dengan Calon Bupati Jonniadi yang merupakan politisi yang berjiwa sosial dan sarat pengalaman.
Jonniadi-Zaini Mantri Doi adalah sosok pemimpin yang kami butuhkan. Sikap ramah dan bersahaja serta sederhana tidak pernah membuat kami merasa canggung untuk mendekatinya, kagum sejumlah perempuan lansia yang ditemuinya, ucap Agus penuh kekaguman.
Agus berujar, ditengah dinamika Pilkada, pasangan Cabup dan Cawabup Nagan Raya Jonniadi-Zaini Mantri Doi dengan nomor urut 4 ini yang diusung 11 partai politik lokal dan nasional ini menunjukkan bahwa kedekatan dengan rakyat adalah kunci dari kepemimpinan yang efektif bila nanti mereka mendapat amanah dari rakyat terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya untuk lima tahun kedepan.
“Ramah tanpa jarak, membuktikan JOZ ingin merekat hubungan yang baik dengan masyarakat untuk mendengar keluh kesah warga. Hal itu adalah landasan dari upaya perubahan yang positif,” Tutup Agus.