NAEEM | Aceh Selatan – Pj.Bupati Aceh Selatan diwakili Asisten 1 Sekdakab Kamarsyah, S.Sos., melepaskan kontingen Mushabaqah Tunas Ramadhan (MTR) Pramuka Kwarcab Aceh Selatan sebanyak 22 peserta untuk mengikuti Mushabaqah Tunas Ramadhan (MTR) Kwarda Aceh Tahun 2024 di Banda Aceh.

Pelepasan yang berlangsung di Halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Aceh Selatan, Kamis 21 Maret 2024 sekira pukul 10.00 WIB itu, selain 22 peserta yang dilepaskan, juga ikut dilepaskan 8 Pendamping dan 10 Official. Dalam acara itu turut dihadiri oleh Sekretaris Kwarcab Ria Darma, ST.MT., para Pengurus Kwarcab Pramuka Aceh Selatan, para Pendamping Lomba Tilawah dan Khattil, para Pembina Kwarcab Pramuka Aceh Selatan dan pendamping serta Peserta anggota Pramuka Kwarcab Aceh Selatan.

Dalam sambutannya Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP., yang dibacakan Asisten 1 Sekdakab Kamarsyah, S.Sos., menyampaikan, Musabaqah Tunas Ramadhan Ke-23 tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh, merupakan agenda rutin setiap tahunnya pada bulan Ramadhan, sebagai sarana untuk membumikan Al Quran.

Melalui kegiatan ini diharapkan Pramuka dapat melahirkan kader kepanduan terbaik, yang tidak semata-mata menjunjung tinggi nasionalisme, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai dalam Al Quran di kehidupan sehari-hari, ucap Kamarsyah.

Musabaqah Tunas Ramadhan merupakan upaya nyata dan bentuk peran serta gerakan Pramuka dalam membumikan Al Quran, dengan mempelopori tumbuhnya kader-kader penerus bangsa berkarakter Qurani, sehingga dapat menjadi contoh dan panutan bagi generasi muda lainnya, sambung Kamarsyah.

Dikatakan Kamarsyah, Pada era kejayaan teknologi informasi sebagaimana kita rasakan saat ini, generasi muda diharapkan dapat menyikapi kemajuan tersebut dengan cara yang bijak, sehingga kemudahan-kemudahan yang telah tersedia saat ini tidak dipergunakan dengan cara yang salah.

Kita dapat melihat bagaimana kemajuan teknologi dengan mudah menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Maka kita harus mampu memilah dengan baik. Jangan sampai teknologi yang diciptakan untuk memudahkan kehidupan manusia justru membinasakan manusia dengan saling menjelekkan dan menjatuhkan.

Tentunya kita berharap kegiatan Musabaqah ini dapat menjadi sarana untuk mendidik kader-kader yang nantinya akan menjadi contoh teladan dan panutan bagi masyarakat luas dalam kehidupan sehari-hari ditengah derasnya arus kemajuan teknologi, kata Kamarsyah.

Manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, memahami dan mencintai Al Quran serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selamat berkompetisi, jalani setiap tahapan perlombaan dengan sportif, junjung tinggi nilai persaudaraan sebagaimana termaktub dalam Al Quran, ucap Kamarsyah lagi.