Naeem.co.id -

Pj Bupati Aceh Selatan Resmikan RSUD Pratama T. Cut Ali

Pj Bupati Aceh Selatan Resmikan RSUD Pratama T. Cut Ali
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Aceh Selatan – Penjabat Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP., meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah Pratama T.Cut Ali di Desa Keude Runding Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa, 23 April 2024, sekira pukul 10.00 WIB.

Pada peresmian RSUD T.Cut Ali itu turut dihadiri oleh Forkopimda, tokoh masyarakat Tgk Amran, Husen Husuf, para Asisten Sekdakab, seluruh kepala SKPK, Kepala Badan dan Kantor dan seluruh PNS serta Non PNS dalam ruang lingkup Pemkab Aceh Selatan, para Kepala Puskesmas se Aceh Selatan, serta undangan lainnya.

Pj.Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma, S.STP., mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan yang berkualitas terus meningkat, seiring dengan semakin tingginya tuntutan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berbenah dan melakukan berbagai upaya, diantaranya dengan mengoptimalkan keberadaan Rumah Sakit dan Puskesmas melalui penyediaan sarana, prasarana dan fasilitas pendukung lainnya, termasuk keberadaan sumber daya manusia yang kompeten, kata Cut Syazalisma.

Pada tahun lalu, sebut Cut Syazalisma, tepatnya tanggal 16 Mei 2023, pemerintah daerah telah melaksanakan peletakan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan gedung Rumah Sakit Pratama, untuk menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat Aceh Selatan.

Alhamdulillah, atas doa dan dukungan kita bersama dihadapan kita semua telah berdiri Rumah Sakit kelas D Pratama Teuku Cut Ali.

“Tentunya hal ini menjadi catatan sejarah tersendiri dan merupakan kabar baik bagi seluruh masyarakat Aceh Selatan khususnya Kluet Raya,” sebut Cut Syazalisma.

Lanjutnya, kehadiran Rumah Sakit ini, merupakan wujud peran nyata pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Aceh Selatan.

Berdirinya gedung Rumah Sakit ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, terutama dengan niat dan tekad yang kuat dari masa pemerintahan Bupati Aceh Selatan terdahulu, Bapak Tgk. Amran, beserta Forkopimda, jajaran SKPK terkait, juga tokoh masyarakat dan seluruh pihak yang telah menyatukan langkah agar tujuan untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat dapat terwujud, ujar Cut Syazalisma.

Keberadaan Rumah Sakit Pratama Teuku Cut Ali bersama dengan fasilitas layanan kesehatan lainnya diharapkan dapat menjawab tantangan dan tuntutan masyarakat akan akses layanan kesehatan yang lebih baik, merata dan berkualitas, harap Cut Syazalisma.

Agar hal tersebut dapat terealisasi, secara bertahap pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan dan penyediaan berbagai sarana dan prasaran pendukung infrastruktur Rumah Sakit, serta pengembangan area ini sebagai pusat kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, sambungnya.

Mari terus berikan dukungan agar Rumah Sakit Teuku Cut Ali dapat memberikan layanan kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan, dan nantinya dapat terakreditasi untuk kemudian meningkatkan kelasnya dengan dukungan fasilitas dan sumber daya manusia yang terbaik, tutup Cut Syazalisma.

Sementara itu, Tgk Amran, SE, selaku tokoh masyarakat Aceh Selatan menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Pj Bupati dan khususnya kepada Pemerintah Daerah Aceh Selatan yang telah meresmikan RS Pratama T. Cut Ali.

Tgk Amran mengatakan, Selasa 16 Mei 2023 merupakan tonggak sejarah yang dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit ini. Dengan harapan hal ini wujud nyata upaya bersama dalam memberikan peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Aceh Selatan

Kami atas nama masyarakat berharap dengan beroperasinya RSUD Pratama T. Cut Ali ini, angka kematian ibu dan bayi, angka Stunting, TBC dan penyakit lainnya yang sekarang menjadi prioritas kesehatan dapat kita tekan, harap Tgk Amran.

Tgk Amran juga berpesan kepada petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan bermutu sehingga masyarakat menjadi puas, pungkasnya.