NAEEM | Jakarta – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan penyerahan Buku Profil Risiko Siber Pasar Modal Indonesia kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Penyerahan dilakukan oleh melalui Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata BSSN, Edit Prima, kepada Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy serta disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dan Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Sunandar.
Acara berlangsung di Mainhall BEI Jakarta dan turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran BEI, perwakilan dari PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Direktur dan perwakilan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Perusahaan Efek Anggota Bursa dan perusahaan Mediator Remote Trading.
Penyerahan buku profil risiko siber ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BSSN dan BEI dalam upaya memperkuat ekosistem keamanan siber di Pasar Modal Indonesia. Melalui inisiatif ini, BSSN dan BEI juga mendorong anggota bursa (Perusahaan Efek) untuk membentuk tim tanggap inisiden siber di organisasinya masing-masing sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan pelindungan terhadap potensi ancaman siber, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pemangku kepentingan di sektor Pasar Modal.(*)