NAEEM | Sabang – Bahwa pada hari Kamis tanggal 13 November 2025 sekira Pukul 10.00 WIB Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Elvin Arjuna Candra, SH., MH., didampingi Kasi Intelijen Mohamad Rizky, SH., MH., melaksanakan rapat koordinasi Bakor Pakem (Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat) kota Sabang Bulan November Tahun 2025 yang diadakan di aula kantor Kejaksaan Negeri Sabang.
Rapat koordinasi Bakor-Pakem ini dihadiri oleh Instansi dan Lembaga terkait yang merupakan bagian Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (PAKEM) Kota Sabang, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Sabang dalam rangka mengumpulkan dan merangkum informasi serta mengevaluasi seputar kehidupan kerukunan antar umat beragama dan perkembangan Pengawasan Aliran Keagamaan maupun Kepercayaan di kota Sabang.
Sejauh ini, kondisi kehidupan umat beragama di kota Sabang masih berada dalam keadaan yang aman dan kondusif, namun Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat diharapkan sedini mungkin mengantisipasi apabila ada kegiatan yang menggunakan simbol-simbol agama yang dapat menimbulkan ancaman gangguan hambatan dan tantangan yang meresahkan masyarakat Kota Sabang. Oleh karena melalui Bakor Pakem ini, Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat dapat merumuskan langkah-langkah strategis antisipatif dalam rangka mencegah adanya aliran kepercayaan, aliran keagamaan, yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat serta dapat menodai ajaran agama yang kita yakini.
Kajari Sabang Elvin Arjuna Candra, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kita semua meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam mendeteksi dini potensi munculnya aliran atau paham yang dapat mengganggu stabilitas sosial, memberdayakan peran tokoh agama dan Lembaga adat dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, mengoptimalkan peran edukatif dan humanis dalam melaksanakan fungsi intelijen yustisial dan pencegahan dini terhadap konflik keagamaan, serta perlu dinilai dan diawasi guna menghindari halhal yang menyimpang dari ajaran agama tersebut, demikian Siaran Pers Kasi Intelijen Mohamad Rizky, SH. MH Jaksa Muda. Sabang, 13 November 2025.