Naeem.co.id -

Kejari Sabang Melaksanakan Uqubat Cambuk Pelanggar Syariat Islam

Kejari Sabang Melaksanakan Uqubat Cambuk Pelanggar Syariat Islam
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Sabang – Kejaksaan Negeri Sabang melaksanakan Eksekusi Uqubat Cambuk terhadap Terpidana pelanggar hukum jinayat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sabang sesuai Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. Jumat, 21 Maret 2025 pada pukul 09.00 WIB.

Pelaksanaan Eksekusi Uqubat Cambuk tersebut dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Milono Raharjo, SH, MH, dan ikut disaksikan oleh Forkopimda Kota Sabang, dan instansi terkait lainnya.

Eksekusi hukuman cambuk ini dilaksanakan terhadap 2 (dua) orang terdakwa Perkara dalam perkara Hukum Jinayat yang melanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat dengan Amar Putusan Hukuman Ta’zir berupa :
– 12 (dua belas) kali cambuk didepan umum dalam perkara jinayat atas nama terdakwa Muji Burrahman Bin Alm. M. Ali Usman sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah Kota Sabang nomor 7/JN/2025/MS.Sab tanggal 17 Maret 2025 dikurangi masa tahanan menjadi 9 (sembilan) kali cambuk. –

– 12 (dua belas) kali cambuk didepan umum dalam perkara jinayat atas nama terdakwa Hamdani Ramli Bin Ramli sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah Kota Sabang nomor 8/JN/2025/MS.Sab tanggal 17 Maret 2025 dikurangi masa tahanan menjadi 9 (sembilan) kali cambuk.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Milono Raharjo, SH., MH. menyampaikan bahwa Terpidana An. Muji Burrahman Bin Alm. M. Ali Usman dan Hamdani Ramli Bin Ramli telah menjalani persidangan sampai pada tahapan di Mahkamah Syar’iyah Kota Sabang dan telah diputus bersalah oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Kota Sabang dengan Putusan Mahkamah Syar’iyah Nomor : 7/JN/2025/MS. Sab tanggal 17 Maret An. Muji Burrahman Bin Alm. M. Ali Usman dan putusan Mahkamah Syar’iyah Sabang Nomor: 8/JN/2025/MS SAB Tanggal 17 Maret 2025 An. Hamdani Ramli Bin Ramli telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah sehingga masing – masing Terpidana dijatuhi hukuman dengan pidana/’uqubat ta’zir 12 (Dua Belas)kali cambuk dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terpidana. Sedangkan barang bukti 2 Unit Handphone dirampas untuk Negara dan uang sebesar Rp. 46.182,- (empat puluh enam ribu seratus delapan puluh dua rupiah) dirampas untuk negara diserahkan kepada Baitul Mal Kota Sabang, demikian Siaran Pers Kasi Intelijen Mohamad Rizky, S.H. M.H. Sabang, 21 Maret 2025.