NAEEM | Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan, kepedulian, dan budaya gotong royong terus ditunjukkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan. Seperti yang terlihat di Desa Darul Makmur, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Babinsa bersama warga turun langsung melaksanakan gotong royong mengaduk campuran semen dan pasir untuk pekerjaan pondasi Jembatan Gantung Perintis, Minggu (31/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan menjadi sarana penghubung utama bagi masyarakat desa. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan, khususnya bagi para petani yang selama ini harus melewati jalur yang cukup sulit untuk menuju lahan perkebunan maupun mengangkut hasil panen.

Sejak pagi hari, Babinsa bersama warga tampak bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan pembangunan. Mulai dari mengangkut material bangunan, mencampur semen dan pasir, menyiapkan pondasi, hingga membantu proses pengerjaan konstruksi lainnya dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan. Meski cuaca cukup terik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat dan Babinsa untuk terus bekerja demi tercapainya pembangunan jembatan yang menjadi harapan bersama.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan bantuan tenaga, namun juga menjadi motivasi dan penyemangat bagi masyarakat agar tetap kompak dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur desa.

Serka Afrijal selaku Babinsa yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, melalui kebersamaan dan kerja sama yang baik, berbagai pekerjaan berat akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan dengan cepat.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama. Gotong royong seperti ini bukan hanya sekadar menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa persatuan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Serka Afrijal.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Babinsa memiliki tugas untuk selalu dekat dengan masyarakat serta membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga di wilayah binaan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian nyata demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Darul Makmur memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, jembatan tersebut nantinya juga akan mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat yang selama ini terkendala kondisi akses penyeberangan.

“Pembangunan infrastruktur desa sangat penting karena menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kami akan terus mendukung setiap proses pembangunan agar dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh warga,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat Desa Darul Makmur menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan tersebut. Warga merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan bekerja bersama masyarakat tanpa mengenal lelah.

Salah seorang warga, Bapak Samsul (42), menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Babinsa yang selama ini selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu mendampingi kami dalam pembangunan jembatan ini. Kehadiran beliau membuat masyarakat semakin bersemangat untuk bekerja dan bergotong royong. Semoga hubungan baik antara TNI dan masyarakat terus terjalin erat sehingga pembangunan di desa dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga,” ungkap Samsul.

Melalui semangat gotong royong yang terus dipupuk antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Darul Makmur diharapkan dapat segera rampung dan digunakan oleh masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan.