Naeem.co.id -

Pembangunan IKN Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pembangunan IKN Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
  Naeem.co.id
Penulis
|
Editor

NAEEM | Kaltim – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Hal tersebut jadi salah satu prestasi pemerintahan dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam sejarah ekonomi Indonesia.

Hal yang dilakukan pemerintah bukan sekadar pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, melainkan upaya membangun fondasi yang kokoh menuju pemerataan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Pembangunan IKN mencerminkan visi jangka panjang untuk mendistribusikan pusat-pusat ekonomi secara lebih merata di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing negara di kancah global.

Presiden Jokowi, pada beberapa kesempatan, menekankan bahwa pembangunan IKN bukan sekadar upaya administratif.

Sebaliknya, ini adalah langkah strategis untuk menciptakan pusat pemerintahan dan ekonomi baru yang bertujuan mengurangi ketimpangan yang selama ini lebih banyak terjadi di Pulau Jawa.

Presiden meyakini bahwa langkah ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Kalimantan Timur, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia.

Ketika Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama untuk proyek “Teras Hutan Ibu Kota Nusantara by Plataran” di kawasan IKN.

Proyek ini dilihat sebagai simbol investasi strategis yang akan menarik lebih banyak investor.

Presiden mengungkapkan harapannya bahwa kehadiran Plataran akan memberikan semangat kepada investor lain untuk turut ambil bagian dalam pembangunan IKN.

Komitmen perusahaan pariwisata kelas dunia seperti Plataran menunjukkan keyakinan akan potensi besar IKN sebagai pusat pertumbuhan baru.

Selain Plataran, pembangunan Nusantara Airport juga menjadi perhatian khusus. Nantinya Nusantara Airport ini akan menjadi pintu gerbang udara bagi IKN.

Presiden menceritakan pengalamannya saat pertama kali mendarat di bandara tersebut.

Meski terminal dan runway belum sepenuhnya selesai, Presiden yakin bahwa fasilitas ini akan siap pada akhir Desember 2024, yang memungkinkan pesawat berbadan lebar untuk mendarat di IKN. (*)