NAEEM | Pidie Jaya — Semangat kemanusiaan prajurit TNI terus terpancar dalam aksi nyata di tengah penderitaan warga pasc abanjir. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama Yon Armed 17/RC terus berjibaku membersihkan dengan lumpur dan puing material banjir di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (19/12/2025).
Tanpa mengenal lelah, para prajurit bahu-membahu menyingkirkan potongan kayu, puing-puing, serta lumpur tebal yang menutup ruas jalan dan fasilitas umum. Dengan memanfaatkan alat yang ada yaitu mesin Sinso gerobak sorong,cangkul dan skop mereka menyusuri titik-titik terdampak demi membuka kembali akses jalan dan lorong kecil yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir.
Lumpur yang mengendap dan kayu-kayu besar yang melintang sempat menghambat aktivitas masyarakat. Namun berkat kerja cepat dan terkoordinasi, dalam waktu singkat sebagian besar hambatan berhasil disingkirkan. Sejumlah prajurit tampak mengayunkan cangkul di tangan mereka, membersihkan tumpukan lumpur dengan harapan kawasan terdampak segera bersih dan kehidupan warga kembali normal.
Aksi ini tidak sekadar kerja fisik, tetapi juga wujud nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat memberi harapan dan semangat bagi warga yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Perwira Seksi Operasi Kapten Inf Dian Susilo menegaskan bahwa TNI akan terus berada di garda terdepan dalam membantu pemerintah daerah masa tanggap darurat dan penanggulangan bencana di Kabupaten Pidie Jaya.
“Kodim 0102/Pidie secara konsisten melaksanakan pembersihan fasilitas umum yang terdampak bencana, agar dapat segera difungsikan kembali oleh masyarakat, termasuk ruas jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong dan jiwa pengabdian, Satgas Gulbencal TNI memastikan bahwa pemulihan pascabanjir tidak hanya tentang membersihkan lumpur, tetapi juga tentang mengembalikan harapan, rasa aman, dan denyut kehidupan masyarakat Pidie Jaya.