NAEEM | Aceh Selatan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan serahkan bantuan alat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara simbolis kepada 1.944 pelaku usaha dalam Kabupaten Aceh Selatan.
Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Halaman Kantor Disperindagkop, yang turut dihadiri oleh Bupati Aceh Selatan Tgk.Amran, Ketua Dekranasda Aceh Selatan, Forkopimda, para Asisten, Kepala SKPK dan para pelaku UMKM.
Bupati Aceh Selatan Tgk.Amran dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam tiga bulan terakhir Pemerintah pusat bersama Pemerintah daerah melalui para menteri, Gubernur, Bupati, Forkopimda, Tim pengendalian Inflasi daerah terus berkoordinasi secara rutin dan berkelanjutan setiap minggunya untuk menemukan dan mengatasi faktor-faktor penyebab di inflasi.
Lebih rinci Bupati menjelaskan, salah satu faktor yang terdampak akibat inflasi adalah UMKM, pelaku usaha ini cukup konfrehensif karena disamping berpengaruh terhadap belanja modal dengan kenaikan harga bahan baku, disisi lain juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, jelasnya.
Jadi, sambung Bupati Amran, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang terkena dampak inflasi khususnya para pelaku UMKM akan disalurkan kepada para penerima yang berhak, sambung Bupati.
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM merealisasikan bantuan ini secara efektif dan efisien, sehingga masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan manfaatnya.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para pelaku UMKM dalam menghadapi dampak inflasi,” ucap Bupati Amran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM T.Harida Aslim SE.MM, mengatakan Jenis-jenis bantuan yang diserahkan secara simbolis pada hari ini berupa, Becak honda, Mesin jahit, Mesin Jus Buah, Mesin kilang tebu, Mixer, Viber Ikan, Mesin Bordir dan beberapa jenis peralatan lainnya.
Berharap dengan adanya bantuan ini diharapkan nantinya pelaku usaha dapat berkembang dalam hal proses produksi dan kualitas barang yang dihasilkan, sehingga menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperbaiki perekonomian daerah, tandasnya.